Cara menghadapi orang egois dalam islam

Posted on

Informasimu.com Cara menghadapi orang egois dalam islam yang sebaiknya kita tiru di kehidupan kita, karna ini adalah anjuran bagi umat islam dan demi kebaikan kita juga.

 

“Dia (Muhammad) bermuka masam dan berpaling, sebab telah datang seorang buta kepadanya, tahukah kalian barangkali ia ingin membersihkan dirinya (dari dosa)…. (Qs. ‘Abasa  : 1-4)

 

Kata egois yang berarti orang yang mementingkan diri sendiri, tidak peduli akan nasib orang lain atau bahakan masyarakat yang mereka pimpin.  egois berarti tingkah laku yang didasarkan atas dorongan untuk keuntungan diri sendiri dari pada untuk kesejahteraan orang lain., sifat egois tidak aka langsung terlihat dari seseorang tetapi membutuhkan waktu pendekatan maka lama-kelamaan akhirnya tahu juga bahwa orang tersebut  mempunyai sifat egois. Coba kita  bisa bayangkan apa yang terjadi  jika keegoisan tumbuh dalam sebuah keluarga. Biasanya, saat masih  menjadi suami-istri yang baru menjalin rumah tangga, sifat egois tidak kelihatan, tetapi seiring berjalannya waktu akhirnya kelihatan juga. Jika kita tidak pintar dalam menyikapinya bisa dipastikan hubungannya tidak bertahan lama, dan berakhir dengan perceraian yang di akibatkan keegoisan kita sendiri.

 

Nabi Pernah Egois

Nabi juga manusia biasa beliau juga perna pernah egois, walaupun secara sadar atau pun tidak sadar tidak merasa melakukannya. Menurut sebuah riwayat yang disampaikan oleh Ibnu Jarir Ath-Thabari, demikian juga riwayat dari Ibnu Abi Hatim, yang diterima dari Ibnu Abbas : “Sedang Rasûlullâh menghadapi beberapa orang terkemuka Quraisy, yaitu Utbah bin Rabi’ah, Abu Jahal dan Abbas bin Abdul Muthalib dengan maksud memberi keterangan kepada mereka tentang hakikat Islam agar mereka sudi beriman. Pada waktu yang sama, masuklah seoranglaki -laki buta, yang dikenal namanya dengan Abdullah bin Ummi Maktum”. Dia masuk ke dalam majelis dengan tangan meraba-raba. Sejenak Rasûlullâh terhenti bicara, Ibnu Ummi Maktum memohon kepada Nabi agar diajarkan padanya beberapa ayat al-Qur’an. Beliau merasa terganggu sebab sedang menghadapi pemuka-pemuka Quraisy, kelihatanlah wajah beliau masam menerima permintaan Ibnu Ummi Maktum, sehingga perkataannya itu seakan-akan tidak beliau dengarkan. Beliau terus juga menghadapi pemuka-pemuka Quraisy itu. Akhirnya Allâh menurunkan surat ‘Abasa  yang artinya : Dia (Muhammad) bermuka masam dan berpaling, sebab telah datang seorang buta kepadanya, tahukah kalian barangkali ia ingin membersihkan dirinya (dari dosa)…. (Qs. ‘Abasa  : 1-4) Setelah ayat itu turun, sadarlah Rasûlullâh saw akan kekhilafannya itu. Lalu segera beliau hadapilah Ibnu Ummi Maktum dan beliau perkenankan apa yang ia minta. Ibnu Ummi Maktum pun menjadi seorang yang sangat disayangi oleh Rasûlullâh saw. Allâh swt begitu halus mengingatkan Rasûlullâh saat beliau sedikit saja melakukan kesalahan, sebab menurut Rasûlullâh melobi para pembesar Quraisy lebih penting dibandingkan dengan melayani Ibnu Ummi Maktum.

 

Tipe Egois

Sikap egois bisa kita temukan dimana pun, lebih tepatnya adalah dalam kehidupan kita sehari-hari. Salah satu ciri orang yang egois; Mendustakan ayat-ayat Allâh, ingin menang sendiri, suka mengatur tapi tidak mau diatur, dan keras kepala.

 

 

  • egois yang dimaksud

yaitu mereka egois pada dirinya sendiri dan seolah tidak peduli dengan pahala dan ancaman Allâh swt. Padahal akibat ke-egois-an merekalah, Allâh swt akan memberikan sebuah peringatan yang mereka tidak sadar bahwa itu adalah bagian dari sifat egois mereka, Misalnya saja Allâh mengirimkan musibah berasal dari air, tanah, angin, dan sebagainya. yang akan berdampak banjir, angin puting beliung, longsor, gempa bumi dan lainnya.

 

  • ingin menang sendir

Menang dan kalah dalam sebuah pertandingan merupakan hal yang sudah biasa. Menjadi permasalahan saat ada orang yang ingin menang sendiri, tidak mau kalah. Menjadi hal yang percuma jika tidak sportif, menang yang seperti ini sama saja dengan kalah di mata allah. Tentu, kemenangan sesungguhnya adalah menang yang diperoleh dengan secara sportif, biasa nya orang yang mau menang sendiri ini meng halalkan segara cara yang penting dia bisa menang.

 

  • suka mengatur tapi tidak mau diatur.

Seorang pemimpin memang sudah dari jaman dulu itu berperan dalam mengatur bawahannya. yang perlu di inagt masa jabatan menjadi pemimpin itu tidak selamanya ada kalanya di di gantikan orang lain. maka dari itu jika kita sudah tidak jadi pemimpin lagi kita harus mau di atur sebagaimana kita mengatur dulu.

 

  • keras kepala.

Keras kepala identik dengan sebutan kepala batu, tau sendiri kan batu itu susah untuk di hancurkan, artinya isi kepalanya sangat keras sehingga sangat sulit untuk dihancurkan. Orang berkepala batu itu adalah orang yang tidak bisa menerima masukan dari orang lain. Jika tiga unsur ini sudah menyatu, maka sangat sulit untuk mengubahnya apa lagi untuk diingatkan. Orang yang keras kepala pada masa Nabi Musa as adalah Fir’aun, dan akhirnya Allâh swt tenggelamkan Fir’aun dan tentaranya di tengah lautan.

 

Cara menghilangkan sifat egois dalam Islam

kepribadian egois adalah pribadi yang melihat segala sesuatu dari pandangannya. Dia tida memikirkan pendapat orang lain dan nasib orang lain. senantiasa mengedepankan kebutuh sendiri di bandingkan kebutuhan orang lain. Dapat disimpulkan bahwa pribadi yang egois adalah pribadi yang susah sekali untuk tulus, sebab ujung-ujungnya untuk kepentingannya sendiri. Ada beberapa tips untuk menghilangkan sifat egois:

  • Selalu berpikiran baik

(husnudzhon) pada orang lain, jangan biarkan pikiran negatif masuk kepikiranmu.

  • Jangan suka membanding-bandingkan diri kita dengan orang lain.
  • Kembangkan empati kita pada orang lain.
  • Kembangkan sikap melayani dan mendahulukan kepentingan orang lain.
  • Perbanyaklah senyum, ingat selalu bahwa senyum itu ibadah. Sekali lagi, semua kembali ke diri kita masing-masing. Dan jangan lupa berdo’a kepada Allah agar hati kita dapat di kontrol dan kita selalu diberikan hidayah-Nya. Amin

 

 

Sekian dulu yang bisa saya sampaikan tentang Cara menghadapi orang egois dalam islam

Incoming search terms: