Yang Dimaksud Adenomiosis dan Perbedaan Adenomiosis Dengan Endometriosis

Posted on

Apa Yang Dimaksud Adenomiosis?

Yang Dimaksud Adenomiosis dan Perbedaan Adenomiosis Dengan Endometriosis

Adenomiosis merupakan syarat dimana jaringan endometrium tumbuh di dinding rahim. Jaringan endometrium adalah lapisan terdalam dinding rahim yang sebagai pembatas rongga dalam rahim. Jadi, bila endometrium tumbuh di dinding rahim, ini adalah suatu kelainan. Adenomiosis biasa dialami oleh perempuan yg sehabis melahirkan atau mengalami keguguran.

Perbedaan Adenomiosis Dengan Endometriosis

Poly orang yang menganggap bahwa adenomiosis dan endometriosis merupakan sama. Itu salah, adenomiosis tidaklah sama dengan endometriosis. Endometriosis adalah tumbuhnya jaringan endometrium di luar rahim, umumnya tumbuh pada antara vagina dan rektum, kandung kemih(bladder), ovarium & tuba falopi. Sedangkan adenomiosis merupakan tumbuhnya jaringan endometrium pada miometrium atau lapisan tengah rahim.

Dinding rahim wanita terdiri menurut tiga lapisan, endometrium(lapisan dalam), miometrium(lapisan tengah), dan perimetrium(lapisan luar). Miometrium adalah dinding rahim yang sebenarnya, yg menaruh bentuk rahim. Sedangkan endometrium adalah bagian pada rahim yg berfungsi mengatur proses menstruasi. Kedua jaringan tadi bergabung atau terpisah satu sama lain. Apabila ke 2 jaringan tersebut menyatu atau endometrium menginfasi miometrium, maka ini terjadilah adenomiosis.

Gejala Adenomiosis

Bagi sebagian wanita, adenomiosis biasanya tidak dirasakan atau tidak diawali menggunakan tanda-tanda-gejala yang nyata. Biasanya hanya terasa sakit ringan. Tetapi perlu diketahui ada beberapa gejala sebagai indikator adenomiosis, antara lain:
Terjadi dismenorhea atau nyeri haid, rasanya misalnya ditusuk benda tajam,
Pendarahan berat waktu menstruasi,
Rasa sakit saat melakukan hubungan seksual,
Pendarahan antara dua periode menstruasi atau diluar periode menstruasi,
Rahim mengalami kram atau kaku ketika menstruasi,
Terjadi pembekuan darah ketika menstruasi,
& periode menstruasi yang lebih usang berdasarkan umumnya.
Gejala-gejala tadi umumnya membuat rahim akan membesar, melebihi berukuran normal. Selain itu jua akan menciptakan perut terasa kembung & mual.

Penyebab Adenomiosis

Adenomiosis menimbulkan rasa sakit yang hebat pada rahim. Rasa nyeri yang timbul umumnya datang pada waktu akan memasuki periode menstruasi dan puncaknya dirasakan waktu mengalami menstruasi. Belum ada penelitian tentang penyebab niscaya terjadinya adenomiosis. Namun Ada beberapa teori yg menyatakan adenomiosis disebabkan hal-hal berikut:
Adenomiosis terjadi lantaran kelebihan jumlah endometrium saat sebelum melahirkan. Jadi ini telah terjadi sejak janin mulai tumbuh.
Masukknya jaringan endometrium ke dinding rahim(mesometrium) ketika proses (operasi)cesar.
Proses persalinan yg mengakibatkan putusnya ikatan sel dalam jaringan endometrium sehingga terjadi peradangan rahim.
Diagnosis Adenomiosis

Mendiagnosis adenomiosis umumnya dilakukan inspeksi panggul, penggunaan sonogram buat melihat lapisan rahim, atau MRI (Magnetic Resonance Imaging. Cara lain yg dipakai merupakan menggunakan biopsi atau merogoh sampel buat diperiksa menggunakan mikroskop. Operasi pengambilan bagian (jaringan) rahim dianggap histerektomi. Biopsi diangggap cara yang paling sempurna buat mendiagnosis adenomiosis lantaran inspeksi mikroskopik akan membentuk data yang lebih valid. Mendiagnosis secara pasti adanya adenomiosis sangatlah krusial lantaran terdapat beberapa kelainan lain yang mirip dengan adenomiosis seperti mioma rahim, endometriosis dan polyp endometrium. Adanya tumor jinak pula menyebabkan gejala yang sama seperti adenomiosis.

Pengobatan Adenomiosis

Adenomiosis umumnya sembuh dengan sendirinya waktu perempuan memasuki masa menopause. Namun buat penderita yg masih berusia belia tentu nir ingin menungggu selama itu. Untuk mengontrol rasa sakit berdasarkan adenomiosis, dokter umumnya merekomendasikan menggunakan obat anti-inflamasi. Selain itu dokter mungkin menyarankan pasien mengambil suntikan Depo-Provera setiap 3 bulan buat melancarkan & menghilangkan rasa sakit saat menstruasi. Suntikan ini sangat dianjurkan bagi penderita adenomiosis yang pernah operasi histerektomi. Namun apabila pengobatan tadi nir menjadikan output dan rasa sakit semakin parah, maka pengangkatan rahim adalah cara terakhir buat mengatasinya. Pengangkatan rahim tentu membuat wanita nir bisa hamil lagi.