John Lewis dan merek fashion Inggris RIXO meluncurkan koleksi kolaborasi yang terdiri dari 44 produk pada 22 Oktober 2026. Koleksi tersebut menjadi kolaborasi fashion terbesar John Lewis hingga saat ini dan memadukan busana praktis dengan siluet serta motif vintage khas RIXO. Produknya meliputi gaun, blus, pakaian rajut, jaket, rok, syal, sepatu, dan tas yang dirancang untuk berbagai kesempatan, mulai dari penggunaan sehari-hari hingga acara khusus.
Salah satu ciri utama koleksi ini adalah penggunaan motif floral eksklusif yang terinspirasi dari arsip John Lewis Partnership. Motif tersebut berasal dari tekstil bercetak menggunakan teknik blok yang tercatat sejak 1849 dan menjadi motif arsip pertama yang digunakan dalam kolaborasi fashion John Lewis. Koleksi diluncurkan melalui situs John Lewis dan tersedia di 30 toko fashion tertentu di Inggris, dengan harga yang berbeda sesuai jenis serta detail setiap produk.
Koleksi 44 Produk Memadukan Gaya Vintage dan Modern
Kolaborasi John Lewis x RIXO mempertemukan dua pendekatan desain. John Lewis menghadirkan pilihan busana yang dapat digunakan dalam beragam kegiatan, sementara RIXO membawa identitas desain yang terinspirasi gaya vintage, motif ekspresif, dan siluet feminin.
Variasi produk dalam koleksi ini memberikan pilihan bagi konsumen untuk menyusun tampilan yang berbeda. Gaun dengan motif floral menjadi salah satu kelompok utama, sedangkan blus, jaket, rok, dan pakaian rajut menawarkan alternatif untuk penampilan kasual maupun formal. Tas, syal, dan alas kaki melengkapi koleksi agar pembeli dapat memadukan aksesori dengan busana yang dipilih.
John Lewis juga menyoroti sejumlah detail desain yang digunakan dalam koleksi, termasuk beludru, payet, kasmir lembut, lamé sutra, renda, serta aksen bulu imitasi. Detail tersebut memberi karakter pada produk tanpa menghilangkan fokus utama kolaborasi, yaitu pakaian yang dapat digunakan kembali untuk berbagai kesempatan.
Motif Arsip 1849 Menjadi Identitas Koleksi
Salah satu elemen pembeda koleksi ini adalah motif floral yang terinspirasi dari tekstil dalam arsip John Lewis Partnership. Motif tersebut dipilih melalui proses desain kolaboratif dan berasal dari arsip historis yang mencatat tekstil bercetak pada 1849.
John Lewis menyatakan bahwa motif arsip tersebut digunakan pada dua gaun, sebuah blus, rok, dan syal. Penggunaannya memberikan hubungan langsung antara warisan desain perusahaan dan produk fashion modern. Dengan demikian, arsip tidak hanya berfungsi sebagai dokumentasi sejarah, tetapi juga sebagai sumber inspirasi untuk koleksi baru.
Penting untuk membedakan inspirasi desain ini dari proses produksi. Penggunaan motif historis tidak berarti bahwa bahan atau teknik pembuatan produknya berasal dari tahun 1849. Motif tersebut menjadi referensi visual yang diadaptasi ke dalam bentuk busana untuk pasar saat ini.
Harga dan Ketersediaan John Lewis x RIXO
Koleksi mulai tersedia pada 22 Oktober 2026 melalui situs resmi John Lewis dan 30 toko fashion yang memenuhi kriteria. Jaringan toko tersebut tidak mencakup seluruh gerai John Lewis tanpa pengecualian, sehingga konsumen perlu memeriksa ketersediaan produk sebelum mengunjungi toko tertentu.
Harga koleksi bervariasi sesuai jenis produk. Pengumuman resmi mencantumkan harga mulai dari £65 untuk syal hingga £525 untuk gaun dengan detail renda. Sebagai contoh lain, sepatu Niara ditampilkan seharga £225, gaun Delphina £235, dan jaket Luanne £295. Harga tersebut berlaku dalam konteks pasar Inggris dan tidak dapat langsung dianggap sebagai harga jual di Indonesia.
Bagi konsumen Indonesia, informasi pengiriman internasional, pajak impor, biaya pengiriman, dan ketentuan retur perlu diperiksa sebelum membeli melalui situs luar negeri. Pengumuman peluncuran koleksi tidak dengan sendirinya memastikan bahwa semua produk dapat dikirim ke Indonesia atau tersedia melalui ritel lokal.
Strategi Kolaborasi untuk Memperluas Jangkauan
Kolaborasi ini memberi John Lewis kesempatan memperkuat penawaran fashion premium melalui kerja sama dengan merek yang mempunyai identitas desain berbeda. Bagi RIXO, kerja sama tersebut membuka akses ke jaringan toko dan pelanggan John Lewis yang lebih luas di Inggris.
Penggunaan arsip 1849 juga menambahkan narasi historis yang konkret pada kolaborasi ini. Alih-alih hanya menggabungkan nama merek, kedua pihak menggunakan elemen visual yang memiliki asal-usul tertentu untuk membangun identitas koleksi.
Meski demikian, ukuran koleksi dan konsep desain belum cukup untuk menyimpulkan keberhasilan komersialnya. Penjualan, ketersediaan ukuran, respons konsumen, dan daya tahan minat setelah peluncuran merupakan indikator yang lebih relevan untuk menilai performa koleksi dalam jangka panjang.
Kesimpulan
John Lewis x RIXO meluncurkan koleksi fashion 44 produk pada 22 Oktober 2026 dengan perpaduan gaya vintage, material bertekstur, dan motif floral yang terinspirasi dari arsip tekstil 1849. Menurut pengumuman resmi, kolaborasi ini menjadi yang terbesar dalam lini kolaborasi fashion John Lewis hingga saat ini.
Koleksi tersebut tersedia melalui situs John Lewis dan 30 toko fashion tertentu di Inggris. Bagi pembeli Indonesia, ketersediaan pengiriman, biaya tambahan, serta kemungkinan akses melalui penjual lokal masih perlu diperiksa sebelum melakukan pembelian.
Selalu ikuti kami untuk seputar teknologi, game, anime, fashion, film, dan hobby lainnya, kunjungi Informasimu.